Praktik Pembelajaran Mendalam Matematika Kontekstual di SMK Farmasi
[Emil Yasid Ilyas]
[SMKS Farmasi Ikasari Pekanbaru]
Suara bel penanda pergantian jam pelajaran telah lama bergema menggelegar di koridor sekolah. Namun, di salah satu sudut ruang laboratorium praktik kefarmasian, suasana justru masih dipenuhi oleh kesibukan para murid yang tekun bergelut dengan lembar kerja dan mesin hitung. Mereka tidak sedang meracik serbuk obat atau menimbang bahan kimia di atas timbangan analitis, melainkan sedang menyelesaikan serangkaian soal matematika yang berfokus pada materi perbandingan dan hitungan persentase. Bedanya dengan kelas matematika biasa, angka-angka yang tertera di hadapan mereka tidak dirancang sebagai variabel abstrak “x” dan “y” yang hampa arti. Angka-angka tersebut merupakan representasi nyata dari takaran zat aktif obat, tingkat konsentrasi suatu larutan, hingga kalkulasi dosis riil yang nantinya akan mereka temui secara langsung ketika terjun berpraktik di apotek, klinik, maupun lini produksi industri kefarmasian.
Di ruang-ruang praktik seperti inilah pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semestinya dihidupkan. Matematika tidak boleh diposisikan sekadar sebagai kumpulan rumus kaku yang wajib dihafalkan demi kelulusan ujian semata. Sebaliknya, matematika harus ditransformasikan menjadi sebuah instrumen berpikir yang melandasi dan menopang penguasaan kompetensi keahlian para peserta didik.
Selama bertahun-tahun, pelaksanaan pembelajaran matematika di jenjang SMK kerap disajikan secara generik dan seragam, tanpa dihubungkan dengan latar belakang program keahlian yang diambil oleh murid. Implikasinya, para murid pada program keahlian Farmasi sering kali mempertanyakan relevansi logis dari materi-materi abstrak seperti turunan fungsi atau statistika terhadap cita-cita profesional mereka sebagai calon tenaga teknis kefarmasian. Padahal, jika ditelaah secara mendalam, kecakapan numerasi merupakan fondasi paling krusial dalam menjaga keselamatan pasien (patient safety). Dalam dunia kesehatan dan kefarmasian, sebuah kekeliruan kecil dalam melakukan perhitungan dosis dapat berdampak fatal bagi keselamatan jiwa manusia. Kesadaran akan krusialnya persoalan inilah yang mendorong penulis, selaku guru mata pelajaran matematika di SMK Farmasi, untuk merancang ulang seluruh pendekatan pembelajaran di kelas. Langkah perancangan ulang ini diselaraskan dengan kerangka Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang tengah digalakkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yaitu sebuah pendekatan yang mengusung tiga pilar utama: mindful (bermakna), meaningful (berkesadaran), dan joyful (menyenangkan).
Melalui tulisan ini, penulis membagikan rekam jejak praktik baik (best practice) dari penerapan kerangka pembelajaran mendalam pada mata pelajaran matematika di program keahlian farmasi. Pembahasan dipusatkan pada pengintegrasian materi statistika deskriptif dan aljabar kontekstual ke dalam ranah praktis kefarmasian.
B. Pembahasan
1. Mengapa Matematika Perlu “Mendalam” di SMK Farmasi
Pembelajaran mendalam bukanlah sekadar pergantian metode atau teknik mengajar di papan tulis, melainkan sebuah perubahan paradigma fundamental terhadap pemaknaan proses belajar itu sendiri.
Bagi murid di program keahlian farmasi, ketiga prinsip ini menjadi sangat relevan. Bidang keahlian mereka menuntut ketelitian angka yang luar biasa tinggi yang dipadukan dengan pemahaman konseptual yang kokoh, bukan sekadar hafalan langkah-langkah mekanis.
Selama ini, materi-materi seperti statistika, peluang, dan aljabar sering diajarkan secara abstrak melalui contoh soal konvensional, seperti menghitung rata-rata nilai ujian sekolah atau mengukur tinggi badan murid. Contoh-contoh generik semacam ini kurang memberikan dorongan intuitif bagi murid kejuruan. Padahal, ekosistem dunia kefarmasian menyediakan konteks otentik yang sangat kaya akan makna: mulai dari pengolahan data uji mutu fisik tablet, kalkulasi dosis obat berdasarkan bobot tubuh pasien, prosedur pengenceran larutan kimia, hingga analisis perkiraan masa kedaluwarsa obat berdasarkan data uji stabilitas. Mengangkat konteks-konteks otentik ini ke dalam pembelajaran matematika tidak hanya mendongkrak relevansi materi, tetapi juga secara bersamaan memperkuat penguasaan kompetensi keahlian murid.
2. Praktik: Proyek “Uji Mutu Tablet” pada Materi Statistika
Pada pengajaran materi dasar statistika deskriptif, penulis merancang sebuah proyek pembelajaran kontekstual yang diberi judul “Uji Mutu Tablet”. Proyek ini mengadaptasi prinsip-prinsip standar pengujian keseragaman bobot tablet sebagaimana yang diatur secara resmi di dalam Farmakope Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, para murid dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Mereka diminta untuk melakukan penimbangan sampel tablet secara langsung menggunakan fasilitas di laboratorium farmasi sekolah. Guna menjamin keamanan selama proses pembelajaran, sampel yang digunakan dibatasi pada tablet plasebo atau kaplet kalsium yang aman. Data bobot dari setiap sampel tablet yang ditimbang kemudian dicatat secara teliti untuk selanjutnya diolah menggunakan berbagai indikator statistik deskriptif, seperti penghitungan nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), simpangan baku (standard deviation), hingga koefisien variasi.
Alur pelaksanaan proyek ini disusun dengan mengikuti tahapan-tahapan Pembelajaran Mendalam secara terstruktur:
Proyek ini juga menjadi wujud nyata dari kolaborasi lintas mata pelajaran. Penulis selaku guru matematika berkoordinasi erat dengan guru produktif kefarmasian dalam merancang instrumen tugas serta memvalidasi konteks materi. Langkah ini dilakukan agar seluruh parameter yang digunakan tetap sesuai dengan standar keilmuan kefarmasian yang berlaku, sehingga pembelajaran yang diterima murid bersifat utuh dan tidak terpisah-pisah.
3. Aljabar dan Perbandingan dalam Konteks Resep dan Dosis
Pada penyampaian materi persamaan linier dan perbandingan, penulis menghadirkan konteks kalkulasi dosis obat yang disesuaikan dengan variabel berat badan maupun kriteria usia pasien. Selain itu, latihan pengenceran larutan juga diintegrasikan dengan memanfaatkan konsep-konsep konsentrasi.
Dalam aktivitas pembelajaran ini, murid dibagikan lembar kerja yang didesain menyerupai “kartu resep”. Kartu resep tersebut memuat studi kasus pasien fiktif yang dilengkapi dengan informasi berat badan, umur, serta panduan dosis anjuran dari dokter. Dari data tersebut, murid ditugaskan untuk menghitung volume larutan atau menentukan jumlah tablet yang harus disiapkan bagi pasien dengan mengaplikasikan persamaan aljabar dan perbandingan yang telah dipelajari.
Pendekatan simulasi ini berhasil mengubah bentuk soal cerita yang selama ini terkesan buatan (artifisial) menjadi sebuah simulasi tugas nyata yang dihadapi oleh tenaga teknis kefarmasian di tempat kerja. Efeknya, para murid tidak lagi mengajukan pertanyaan tentang kegunaan materi aljabar karena mereka menyaksikan secara langsung penerapannya dalam kasus konkret.
Apabila ditemukan kesalahan hitung dalam proses simulasi tersebut, kekeliruan itu tidak dijatuhi sanksi nilai, melainkan diangkat menjadi bahan diskusi terbuka. Murid diajak berefleksi tentang betapa krusialnya faktor ketelitian dalam dunia kesehatan. Proses ini berlangsung tanpa menghakimi murid yang salah, sejalan dengan pilar joyful learning yang menciptakan iklim belajar aman dan membebaskan dari rasa takut salah.
4. Hasil dan Dampak yang Dirasakan
Implementasi pendekatan pembelajaran mendalam ini memberikan sejumlah dampak dan perubahan yang sangat positif, baik dari aspek akademik, afektif, maupun pembentukan karakter murid:
Dampak positif ini tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga memberikan ruang tumbuh bagi guru itu sendiri. Merancang skenario pembelajaran yang kontekstual menuntut penulis untuk terus belajar dan memperbarui pemahaman mengenai praktik-praktik kefarmasian yang terkini. Hal ini menciptakan budaya belajar sepanjang hayat yang tidak hanya dibebankan kepada murid, melainkan dihidupkan secara nyata oleh guru sebagai teladan di sekolah.
5. Asesmen yang Selaras dengan Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran mendalam membutuhkan sistem penilaian yang tidak hanya berhenti pada pemeriksaan hasil akhir atau jawaban benar-salah. Asesmen harus mampu menelusuri alur dan proses berpikir yang dilalui oleh murid. Untuk itu, penulis merancang rubrik penilaian proyek yang holistik dengan mencakup empat aspek utama:
Keberadaan jurnal refleksi harian menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pilar mindful. Di dalam jurnal tersebut, murid diminta untuk menuliskan kembali pemahaman yang berhasil mereka peroleh, kendala atau kesulitan utama yang dihadapi, serta strategi yang mereka tempuh untuk mengatasi hambatan tersebut.
Di samping penilaian proyek dan jurnal refleksi, penulis tetap menyertakan asesmen formatif berupa kuis singkat berbasis studi kasus. Kuis ini bertujuan untuk memastikan bahwa penguasaan konsep dasar matematika tetap terukur secara objektif pada setiap individu. Kombinasi antara asesmen proses dan asesmen hasil ini menciptakan penilaian yang lebih adil. Murid yang paham secara konsep tetapi kurang percaya diri saat berbicara di depan umum tetap mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuannya melalui tulisan reflektif.
6. Tantangan dan Solusi Strategis
Penerapan praktik baik ini di lapangan tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan operasional. Namun, berbagai solusi strategis telah dirancang untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut:
Proyek berbasis data riil memerlukan alokasi waktu yang lumayan panjang.
Solusi: Penulis berkoordinasi dengan guru produktif farmasi agar tahap pengumpulan data penimbangan dapat dilakukan menyatu dengan jam praktik kefarmasian di laboratorium.
Guru matematika tidak memiliki pendidikan dasar kefarmasian sehingga berisiko keliru dalam menyusun kasus.
Solusi: Membangun forum diskusi dan kolaborasi rutin melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) lintas disiplin di sekolah. Penulis aktif berkonsultasi dengan guru produktif farmasi untuk memvalidasi penggunaan istilah, satuan, dan rumus konsentrasi agar sesuai kaidah.
Tingkat penguasaan dasar matematika antarmurid di kelas cukup bervariasi.
Solusi: Menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Langkahnya meliputi penyediaan lembar kerja murid (LKS) berjenjang, pembentukan kelompok belajar heterogen (pembagian murid berkemampuan tinggi dan sedang), serta pemberian sesi pendampingan tambahan bagi murid yang membutuhkan.
C. Penutup
Melalui penerapan praktik ini, terbukti bahwa matematika di SMK Farmasi tidak harus selalu berakhir sebagai deretan angka dan rumus kaku di papan tulis. Pembelajaran matematika dapat ditransformasikan menjadi sebuah alat berpikir hidup yang menopang mutu pelayanan kefarmasian serta keselamatan pasien di masa depan. Melalui proyek uji mutu tablet dan simulasi kalkulasi dosis resep, murid diajak belajar secara mindful, meaningful, dan joyful, sekaligus mengukuhkan kompetensi keahlian utama mereka.
Praktik baik yang dipaparkan ini tentu masih terus membutuhkan penyempurnaan secara berkelanjutan. Namun, langkah ini telah memberikan bukti nyata bahwa ruang kelas matematika dapat menjadi titik pijak awal bagi lahirnya generasi tenaga kefarmasian yang teliti, kritis, dan berdaya saing tinggi. Semoga catatan pengalaman sederhana ini dapat menginspirasi rekan-rekan pendidik lainnya untuk terus menghidupkan pembelajaran yang bermakna dari ruang kelas, sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
D. Daftar Pustaka
Ausubel, D. P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Dewey, J. (1938). Experience and Education. New York: Macmillan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2024). Panduan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada Satuan Pendidikan. Jakarta: Kemendikdasmen.
National Council of Teachers of Mathematics. (2014). Principles to Actions: Ensuring Mathematical Success for All. Reston: NCTM.
Pendahuluan
…
Read more
Pekanbaru, 27 Juli 2026 – SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru menggelar kegiatan Sosialisasi Visi dan Misi Sekolah sebagai langkah strategis untuk …
Pekanbaru, 27 Juli 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru. Salah satu murid terbaiknya, Nadin Aisya Rahmazy, …
Pekanbaru – 18 Juli 2026 SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru secara resmi membuka kegiatan ekstrakurikuler Tahun Pelajaran 2026/2027 yang ditandai dengan…
Pekanbaru, 13–14 Juli 2026 – SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru menyelenggarakan Workshop Akselerasi Pembelajaran Mendalam Melalui Ekosistem Papan …
Pekanbaru, 8 Juli 2026 – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai Lapangan SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru saat pelaksanaan pembukaan Masa …
Pekanbaru, 14 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru dalam ajang Olimpiade dan Cerdas Cermat …
Pekanbaru — Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi (SMKF) Ikasari Pekanbaru merayakan Milad ke-63 dengan penuh semarak melalui serangkaian kegiatan …
Pekanbaru — SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru kembali membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka …
Pekanbaru - SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru kembali meraih prestasi gemilang, kali ini pada ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia …
Pekanbaru, 19 Juli 2025 — Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru pada Sabtu pagi (19/7), saat …
Pekanbaru, 9 Juli 2025 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru resmi dibuka pada hari …
Pekanbaru, 24 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjawab tantangan pendidikan di era digital, SMK Farmasi Ikasari …
Pekanbaru, 20 Juni 2024 – Suasana ceria menyelimuti lapangan SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru pada Jumat pagi, saat dilaksanakannya kegiatan …
Pekanbaru, 9 Mei 2025 — Di tengah arus deras perubahan global dan kemajuan teknologi, peran pemuda Islam semakin vital sebagai pilar utama …
Pekanbaru, 5 Mei 2025 — SMKS Farmasi Ikasari Pekanbaru secara resmi mengumumkan kelulusan peserta didik Tahun Ajaran 2024/2025. Keputusan ini …
Pekanbaru, 26 April 2025 — Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru sukses menggelar acara tahunan bertajuk Ikasari …
Pekanbaru, 7 Februari 2025 – Suasana religius menyelimuti lapangan SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru pada Jumat pagi, saat para siswa dan guru …
PPDB 2025/2026 tetap buka sesuai jadwal yang telah ditetapkan, baik secara online maupun offline. Proses pendaftaran akan kembali normal mulai 2 …
Pekanbaru 24 Oktober 2024 – SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru kembali menerima kunjungan belajar dari sekolah luar pada kegiatan Proyek Penguatan …
Pekanbaru, 7 Oktober 2024. SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru dengan bangga mengumumkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran …
Pekanbaru, 19 September 2024 - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, Majelis Guru SMK Farmasi (SMKF) Ikasari Pekanbaru sukses mengadakan …
Pekanbaru, 17 September 2024 — SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh hikmat dan …
Pekanbaru, 26 Agustus 2024 – SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru menggelar acara pelantikan dan serah terima jabatan Organisasi Siswa Intra Sekolah …
Pada Jumat, 2 Agustus 2024 pagi awal bulan ini, warga SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti kajian yang …
Pekanbaru - 10 Juli 2024 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Peserta Didik Baru (PDB) SMKF Ikasari Pekanbaru berlangsung selama tiga …
Kami dengan penuh rasa hormat dan antusias mengundang Anda untuk menjadi bagian dari keluarga besar SMKF Ikasari Pekanbaru. Tahun ajaran baru telah…
Pekanbaru, 21 Juni 2024 - SMKF Ikasari Pekanbaru menggelar acara penghargaan bagi peserta didik yang berhasil meraih prestasi gemilang dalam …
Pekanbaru, 11 Juni 2024 - Sebanyak 291 siswa dan siswi dari SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, SMK Farmasi Ikasari Dumai, dan SMK Tuah Negeri Bagan …
Berdasarkan hasil rapat majelis guru pada tanggal 3 mei 2024 maka nama-nama berikut dinyatakan LULUS dari SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru Tahun …
Pekanbaru, 3 Mei 2024 - Lapangan sekolah SMKF Ikasari menjadi saksi dari semangat keagamaan yang berkobar, saat ribuan peserta didik, guru, dan …
Pekanbaru, 2 Mei 2024 – Dalam rangka meningkatkan kesiapan peserta didiknya untuk memasuki dunia kerja, SMKF Ikasari Pekanbaru menggelar seminar …
Pekanbaru - Pada pagi Jumat, tanggal 2 Februari 2024, suasana lapangan sekolah SMKF Ikasari Pekanbaru dipenuhi dengan kehadiran siswa dan guru yang…
Pekanbaru, 29 Januari 2024 - Hari Jumat pagi yang cerah menjadi saksi bagi kegiatan pagi motivasi yang diadakan di SMKF Ikasari Pekanbaru. Kegiatan…
Pasukan Khusus Ikasari (Passus) dari Universitas Lancang Kuning menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Lomba Kompetisi Baris-Berbaris (LKBB) …
Pekanbaru, 10 Januari 2023 - Ekskul Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMKF Ikasari Pekanbaru menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara 3 dalam ajang…
Pekanbaru, 21 Desember 2023 - SMKF Ikasari Pekanbaru merayakan momen bersejarah dalam dunia pendidikan dengan menggelar acara penyerahan hasil …
Pekanbaru, 1 Desember 2023 - Hari ini, SMKF Ikasari Pekanbaru menyelenggarakan ceramah yang inspiratif bagi para siswa/siswi kelas 12 dalam rangka …
Pekanbaru, 25 November 2023 - SMKF Ikasari Pekanbaru meriahkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun…
SMKF Ikasari Pekanbaru membuka penerimaan peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2024-2025. Informasi ini disampaikan oleh Ketua Panitia, Ibu …
Pekanbaru, 21 Oktober 2023 - SMKF Ikasari di Pekanbaru, Riau, kembali menunjukkan komitmen mereka untuk menghasilkan siswa yang KIR (Kreatif, …
Pekanbaru, 7 -8 Oktober 2023
SMKF Ikasari Pekanbaru menggelar upacara pelatihan dan pengukuhan pasukan khusus dengan nuansa yang istimewa, yang …
Pekanbaru, 24 September 2023 — Pada hari Minggu kemarin, Pengurus PMR Wira SMKF Ikasari Pekanbaru mengadakan pelatihan dasar pertolongan pertama …
Pekanbaru, 18 September 2023 - SMKF Ikasari Pekanbaru merayakan momentum istimewa dengan terselenggaranya Upacara Pelantikan Pengurus Organisasi …
Pekanbaru, 17 September 2023 - Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang diselenggarakan oleh OSIS SMKF Ikasari Pekanbaru pada tanggal …
Pekanbaru, 1 September 2023 - SMKF Ikasari Pekanbaru menyelenggarakan ceramah agama awal bulan yang menghadirkan Ustad Rodi sebagai pembicara …
Pekanbaru, 22 Agustus 2023 - Unit Produksi Brandis dari Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi (SMKF) Ikasari Pekanbaru meraih prestasi bergengsi dengan…
Pekanbaru, 17 Agustus 2023 - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia, SMKF Ikasari Pekanbaru menggelar upacara bendera yang …
Pekanbaru, 14 Agustus 2023 - Pramuka Putri SMKF Ikasari Pekanbaru meraih prestasi membanggakan dengan meraih juara 2 yel yel putri dalam rangka …
Pekanbaru, 7 Agustus 2023 - Clarysta Marchesia, siswa SMKF Ikasari Pekanbaru, kembali berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih …
Pekanbaru, 04 Agustus 2023 - Pada Jum'at awal bulan ini, SMKF Ikasari Pekanbaru menyelenggarakan kajian rutin dengan menghadirkan Ustad Rasmi …
Pekanbaru, 14 Juli 2023 - SMKF Ikasari Pekanbaru menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun …
Pekanbaru, 23 Juni 2023 - Suasana penuh kegembiraan melingkupi acara bergengsi Ikasari Award yang diadakan di SMKF Ikasari Pekanbaru. Acara ini…
Pekanbaru, 16-22 Juni 2023. Kegiatan classmeeting ini diadakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan bakat siswa/siswi SMKF Ikasari dalam …
Pekanbaru, 16-17 Juni 2023. Makorem 031/Wira Bima Kodam Bukit Barisan menjadi tuan rumah yang luar biasa untuk perhelatan Bukit Barisan Expo tahun …
Pekanbaru, 15 Juni 2023 - SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru dan SMK Farmasi Ikasari Dumai merayakan momen bersejarah dengan menggelar acara …
Pekanbaru, 12 Juni 2023 - Di akhir tahun pelajaran, dilakukan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk menilai kemampuan peserta didik selama menjalani …
Pekanbaru - Sebanyak 1.120 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SNBT) di …
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semoga kita semua selalu dilindungi Allah dan diberikan kemudahan.Aamiin.
Kegiatan pembelajaran …
SMKF Ikasari Pekanbaru telah menyelesaikan proses PKL atau Praktek Kerja Lapangan untuk peserta didik kelas XI pada program keahlian farmasi klinis…
Pekanbaru - Sebanyak 225 siswa-siswi dari tiga program studi yakni Farmasi Klinis dan Komunitas, Kimia Industri, dan Teknologi Laboratorium Medik, …
Pada ajang Olympic Science Nasional tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Global House National Olympic Committee bekerja sama dengan …
SMKF Ikasari Pekanbaru, pada Senin tanggal 27 Maret 2023, memulai kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan dengan tema "Bersama Unggul dalam Mutu Berpijak…
Unit Produksi Brandis SMKF Ikasari berhasil meraih juara 1 sebagai stand terbaik dalam kegiatan market day dan produk kreatif yang diselenggarakan …
Perkemahan sabtu minggu pramuka SMKF Ikasari Pekanbaru
Amanat Kepala Sekolah SMKF Ikasari Pekanbaru
Sabtu, 12 Maret 2023 Perkemahan sabtu …
Jum'at, 10 maret 2023Workshop ini dihadiri oleh lebih dari 30 siswa-siswi dari berbagai jurusan di SMKF Ikasari Pekanbaru. Acara ini dibuka oleh …
Tim jurnalistik dari SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru berhasil meraih prestasi yang membanggakan pada kegiatan "UNILAK DESIGN WEEK 2023", sebuah lomba…
Pekanbaru - Prestasi gemilang diraih oleh tiga siswa SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru dalam ajang Olimpiade Farmasi tingkat SMK Farmasi se-Riau …
Pekanbaru, 29 Januari 2023 - Ganesha Galang Yudistira, siswa SMKF Ikasari Pekanbaru, berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Sains Tingkat …
created with