Pekanbaru, 13–14 Juli 2026 – SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru menyelenggarakan Workshop Akselerasi Pembelajaran Mendalam Melalui Ekosistem Papan Interaktif dan Integrasi Kecerdasan Artifisial (KA) selama dua hari sebagai wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Pengawas Pembina SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, Ibu (nama pengawas pembina dapat disesuaikan). Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru beserta seluruh jajaran guru yang memiliki semangat untuk terus berbenah dan menimba ilmu demi kemajuan pendidikan.
Sekolah yang terus berkembang adalah sekolah yang tidak pernah berhenti belajar. Saya mengapresiasi semangat Kepala Sekolah beserta seluruh guru SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru yang terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran demi memberikan pendidikan terbaik bagi murid,” ungkapnya.
Kepala SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, Ibu Sumetri Elona, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan kemajuan sekolah sekaligus mempersiapkan para guru menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Workshop ini merupakan komitmen bersama untuk kemajuan sekolah. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan banyak ilmu dan pengalaman baru bagi Bapak dan Ibu Guru sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, inovatif, serta relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan murid di masa depan,” ujarnya.
Pada hari pertama, Senin (13/7), kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Robby Shadri, S.Kom., M.Pd. bersama tim dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau. Materi yang disampaikan berfokus pada penyusunan perangkat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (KA). Para peserta dibimbing untuk memahami bagaimana teknologi kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan secara efektif dan bertanggung jawab dalam membantu penyusunan perangkat ajar yang lebih kreatif, efisien, dan bermakna.
Memasuki hari kedua, Selasa (14/7), workshop dilanjutkan oleh Ibu Dr. Atika Defita Sari, S.Pd., M.Si. yang membawakan materi mengenai Papan Interaktif Digital (PID). Materi yang diberikan mencakup pengetahuan umum tentang PID, pemanfaatannya dalam proses pembelajaran di kelas, cara melakukan pengaturan (setting) perangkat, hingga teknik perawatan agar penggunaannya dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.
Pada sesi siang hingga sore hari, kegiatan dilanjutkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, Bapak Emil Yasid Ilyas, S.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan target sinkronisasi hasil pelatihan yang akan diimplementasikan dalam pembelajaran di sekolah. Selain itu, beliau juga memberikan penguatan mengenai konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta karakter murid.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi, baik melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial maupun papan interaktif digital. Hasil dari pelatihan ini akan disinkronkan dengan perangkat pembelajaran yang digunakan guru sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi murid.
Melalui kegiatan ini, SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang terus bertumbuh dan berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu. Semangat untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi modal penting dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha di era transformasi digital.
“Belajar tanpa henti, berinovasi untuk masa depan pendidikan yang lebih baik.”




















Leave a Reply